Berita TerbaruNasionalPeristiwaRagamRedaksi

Dua Pemuda Muslim India Memenggal Seseorang Yang Mendukung Menghina Nabi

Udaipur Badainews.com- Polisi di kerahkan ke wilayah Udaipur, India, di sebabkan adanya pemenggalan seorang Pria Hindu radikal Kanhaiya Lal oleh dua pria Muslim.(28/6/2022)

“Kejadian berawal dari Laporan Media lokal menyebut, Korban sempat membagikan Postingan Media Sosial yang mendukung Politikus Partai Bharatiya Janata (BJP) Nupur Sharma yang melontarkan ucapan menghina Nabi Muhammad SAW dan memicu protes Global oleh umat Islam.

Postingan itu dibagikan sekitar 10 hari lalu dan sejak saat itu korban menerima banyak ancaman pembunuhan.

Dua pelaku pembunuhan tersebut adalah Riyaz Attari penduduk Bhilwara Bernama dan Ghous Mohammed penduduk Udaipur.

Mereka mengklaim tindakan itu sebagai pembalasan atas dukungan korban atas pernyataan kontroversial yang dibuat oleh seorang politisi tentang Nabi Muhammad, demikian diwartakan BBC.

Dalam video lain sempat beredar, kedua pelaku mengungkapkan tentang pembunuhan itu dan juga mengeluarkan ancaman kepada Perdana Menteri Narendra Modi sambil mengacungkan pisau besar.

Dengan beredarnya Vidio pembunuhan dan ancaman

Akses internetpun di wilayah itu juga diputus sementara oleh otoritas setempat.

Kedua pelaku kemudian ditangkap oleh Polisi Rajasthan di Rajsamand, saat dalam perjalanan ketika sedang merekam aksi lain.

Laporan Media Lokal, Tiga minggu sebelum pembunuhannya, Korban Kanhaiya Lal telah ditangkap oleh polisi karena diduga menyakiti perasaan keagamaan,Dia telah meminta perlindungan polisi setelah dibebaskan, dengan alasan ancaman terhadap hidupnya.

Dikutip dari AFP (29/6/2022), jam malam juga diberlakukan di sebagian wilayah Udaipur yang berada di India bagian barat, yang menjadi lokasi pemenggalan itu, dalam upaya mencegah potensi terjadinya kekerasan sektarian usai video pemenggalan itu viral.

Akses internet mobile juga dimatikan di wilayah lainnya yang masih masuk dalam negara bagian Rajashthan, lokasi kota Udaipur.

Tak hanya itu, keamanan setempat juga melarang warga setemoat berkumpul di tempat umum di lokasi manapun di negara bagian itu selama sebulan ke depan.

Korban pembunuhan yang berprofesi sebagai penjahit itu akan dimakamkan pada Rabu (29/6) waktu setempat.

Sharma yang sebelumnya menjabat juru bicara BJP telah dipecat bulan ini setelah memicu kemarahan dunia Islam dengan pernyataannya dalam acara debat televisi yang dianggap menghina Nabi Muhammad. (MC.Badai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *